Resume Materi Hari Pertama PKKMB UNUSA

 


Surabaya - Saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi perubahan besar yang bisa mengancam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu penting untuk memperkuat jadi diri yang tercermin dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tugggal Ika  sebagai dasar persatuan ditengah keberagaman. Kesadaran bela negara juga harus terus dibina melalui pendidikan bertujuan untuk melindungi kedaulatan negara dan menjaga persatuan bangsa agar tetap kuat menghadapi berbagai macam ancaman.

Pembinaan dapat dilakukan dengan cara pendidikan kewarganegaraan untuk menumbuhkan pemahaman tentang hak dan kewajiban bela negara, lalu juga dapat dilakukan dengan cara kampanye untuk mendorong keaktifan dan partisipasi masyarakat, kemudian juga dapat dilakukan pelatihan bela negara yang bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan fisik dan mental untuk menghadapi ancaman. Ketiga elemen ini penting untuk kemajuan dan masa depan bangsa indonesia.



Tidak hanya pembinaan kesadaran bela negara yang berfokus pada kemiliteran namun yang perlu dilakukan juga adalah dengan pembentukan karakter individu. Melalui penguatan literasi keuangan kita dapat mengembangkan disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan merencanakan masa depan yang lebih terencana. Kemandirian finansial ini secara langsung berkontribusi pada ketahanan bangsa, karena masyarakat yang stabil secara ekonomi akan lebih mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial, menjaga persatuan, dan memperkuat ketahanan nasional.

Literasi keuangan berperan sebagai cara yang memberikan kemandirian, mengurangi kerentanan finansial yang sering menjadi pemicu seseorang terjerumus ke dalam masalah, termasuk narkoba. Dengan memiliki kendali atas hidup dan keuangannya, generasi muda dapat fokus pada pengembangan diri dan kontribusi positif. Oleh karena itu, ketiga elemen ini saling terhubung, pembinaan jati diri dan bela negara memberikan kompas moral, literasi keuangan memberikan peta jalan menuju kemandirian, dan keduanya secara kolektif menciptakan lingkungan yang kondusif bagi generasi muda terutama bagi seorang mahsiswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang produktif, bebas dari narkoba, dan siap menjadi "rahmat bagi seluruh alam" atau Rahmatan lil Alamin.

Sebagai mahasiswa memahami pentingnya bahaya narkotika bagi sangat penting karena narkotika adalah ancaman nyata yang dapat merusak kualitas sumber daya manusia, yang merupakan aset terpenting bangsa. Penggunaan narkotika melemahkan daya saing dan kreativitas generasi muda. Dengan memahami bahayanya, mahasiswa tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga ikut serta dalam upaya bela negara dengan menjaga keutuhan dan kualitas generasi penerus.

Cek juga blog teman saya: Nafatul Maysaroh


-web fakultas kedokteran

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Unusa Perkuat Posisinya, FK Unusa Siapkan Pembukaan PPDS

Resume Materi Hari Kedua PKKMB UNUSA